Kisah-kisah Muhammad yang Tidak Diceritakan Sebelumnya (Bagian 6)

Oleh: Mohammad Asghar

Bagian Enam

Larangan yang Dijatuhkan Bagi Para Muslim

Klan Hasmin lama menjadi kuncen Kabah yang merupakan nafkah utama mereka. untuk meneruskan praktek ini, Abu Talib berhasrat untuk meneruskannya kepada garis keturunannya sendiri, dengan begitu mengabaikan Abu Sofian dan lainnya yang juga berhasrat melanjuntukan pekerjaan itu. Tindakan Abu Talib melindungi Muhammad dan pengikutnya, dimanfaatkan Abu Sofyan sebagai alasan bahwa mereka tidak pantas lagi menjadi kuncen Kabah. Mereka, dengan itu mengeluarkan amanat untuk melarang seluruh suku Quraish untuk melakukan hubungan pernikahan ataupun perdagangan dengan klan Hashim hingga mereka menyerahkan Muhammad untuk ditangkap dengan tuduhan penghinaan terhadap tuhan-tuhan dan agama mereka.

Amanat ini dikeluarkan di tahun ke-7 misi Muhammad, ditulis dalam sebuah perkamen (sebenarnya ditulis pada sebuah kain dan ditempel pada dinding Kabah. Jadi pengakuan Muslim bahwa dekrit dari Abu Sofian ditulis dalam sebuah perkamen adalah salah/ditambah-tambahi belakangan), digantung didinding Kabah. Muslim menyatakan bahwa larangan itu telah menyebabkan kesulitan besar bagi Muhammad dan para pengikutnya. Kita tidak tahu bagaimana implementasi dari larangan ini, karena, menurut pengakuan Muslim, mereka gagal menangkap Muhammad ketika dia lewat didepan mata mereka yang berkumpul untuk membunuh dia.

Periode singkat dari larangan ini tertutupi oleh musim ziarah, ketika para peziarah berduyun-duyun ke Mekah dari semua jazirah Arab untuk memenuhi kewajiban religius mereka. Selama musim ini, menurut hukum mereka dan kebiasaan dari orang-orang Arab, semua permusuhan ditunda, dan  suku-suku yang berperang berte-mu dalam perdamaian sementara untuk menyembah kuil Kabah. dengan menggunakan perdamaian sementara ini, Muhammad dan pengikutnya keluar dari persembunyian dan kembali ke Mekah.

Dengan kelompok besar, Muhammad menggunakan kesempatan ini untuk berkhotbah diantara para peziarah dan mengumumkan wahyu yang katanya telah dia terima. Dengan cara ini banyak yang memeluk Islam, yang sekembalinya mereka kekampung mereka, mereka membawa benih-benih agama baru. Kaum pagan Mekah tidak menghalangi Muhammad, karena mereka terikat oleh hukum agama mereka selama musim haji ini. Muhammad dilain pihak, mengambil keuntungan dari dedikasi kaum pagan pada agama mereka dan melanggar aturan larangan berkhotbah kepada siapapun terutama pada para pendatang yang kelihatannya, tetap tidak sadar akan situasi yang sedang terjadi di Mekah saat itu.

Pada akhir musim haji, Muhammad dan para pengikutnya kembali keperlindungan mereka. Kaum pagan pada saat itu pun tidak melakukan apa-apa untuk menghalanginya atau untuk memper-sulitnya untuk kembali. Mereka hanya berargumentasi dengannya tentang agamanya yang mengutuk agama nenek moyang mereka itu. Muhammad tetap berani berjalan dijalan, duduk, berkhotbah dan berdebat ditempat-tempat umum, tanpa takut ancaman.

Quran yang mengandung detail-detail yang dilebih-lebihkan tentang apa yang terjadi selama 23 tahun misi Islamisasinya ini juga tidak sedikitpun menunjukkan bahwa ia ditekan ataupun dilukai penentangnya. Bahkan Quran-pun tidak menunjukkan bagaimana Muhammad memperlakukan musuh-musuhnya, mengingat bahwa ia menghina agama mereka dan mengajak orang murtad, sesuatu yang dianggap kejahatan sangat parah dijaman itu.

Sementara itu, perkamen yang berisi larangan bagi Muslim, sebagian telah hancur dan amanatnya hanya tinggal kata-kata awal, “Dalam nama tuhan, Allah yang maha kuasa”, formula kalimat kuno yang umum digunakan oleh kaum pagan biasa di tulisan-tulisan mereka. Pihak Muslim menggunakan formula ini sekarang dengan sedikit perubahan agar cocok dengan apa yang dibawa oleh doktrin agama Muhammad.

Muslim fanatik menganggap hancurnya amanat/dekrit secara misterius itu sebagai suatu mukjijat dari Allah untuk menolong Muhammad; kaum kafir, sebaliknya, senang karena ada tangan yang tidak dikenal merusak dokumen itu, karena mereka menganggap dokumen itu memalukan bagi Abu Sufyan karena ketidakefektifannya.

Muhammad kembali ke Mekah dan saat itu Persia menang atas Yunani dengan menaklukan Syria dan sebagian Mesir. Kaum penyembah berhala Quraish bersuka ria akan kekalahan Kekristenan Yunani, yang agamanya bertentangan dengan agama berhala; mereka menghubungkannya dengan agama baru yaitu Islam. Muhammad, dilain pihak, sedikit berkecil hati dengan kekalahan Yunani, tapi dia tetap menjawab ejekan-ejekan kaum pagan dan mengeluarkan Surat 30, yang dibuka dengan kalimat berikut:

“Telah dikalahkan bangsa Rumawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi)”

Ramalan ini ternyata benar. Para teologis Muslim menyebut ayat ini sebagai bukti bahwa Quran datang dari surga, dan bahwa Muhammad punya bakat meramal. Kenyataanya, seluruh ramalan ini tidak lain adalah tebak-tebakan kasar mengenai masa depan, ditambah dengan pengetahuan akan kejadian-kejadian yang terjadi saat itu disemenanjung Arab. Politisi dan negarawan jaman kita juga sering membuat tebak-tebakan seperti ini hampir tiap hari, jadi menyatakan ramalan Muhammad akan kemenangan Yunani sebagai tuntunan dari surga adalah hanya seruan politik dan bela diri atas posisi Muhammad yang semakin terdesak.

Tidak lama setelah Muhammad kembali ke Mekah, pamannya Abu Talib, karena tua, sekarat. Orang tua ini, meski mendukung dan melindungi Muhammad dari musuh-musuh kafirnya,tidak pernah memeluk Islam. Sering Muhammad memohon-mohon padanya agar menerima agama dia dan mati sebagai Muslim, tapi selalu dia tolak, dan berkata bahwa dia tidak akan pernah meninggalkan agama nenek moyangnya, dan juga dia tidak dapat melakukan gerakan-gerakan yang dipraktekkan dalam agama Islam; yakni gerakan yang, katanya menempatkan “pantat mereka diatas kepala”, atau sujud, yang dilakukan keponakannya tiga kali sehari.

Muhammad mendekati Abu Talib sekali lagi ketika sekarat dan memohon untuk terakhir kali agar menerima Islam. Dia menolak dan menghembuskan nafas terakhirnya sebagai kafir. Abu Lahab, saudaranya, menggantikan sebagai pemimpin klan Bani Hashim.

Tidak berapa lama setelah kematian paman Abu Talib, Khadijah, istri Muhammad, juga meninggal dunia. Ini terjadi di th 619 M, berumur 65 tahun.

Meski Khadijah lebih tua dari Muhammad, katanya Muhammad tetap setia padanya dan tidak mengambil istri lain, meski hukum Arab mengijinkannya. Muslim fanatik menggunakan ini sebagai kebaikannya. Tapi faktanya lain.

Benar bahwa selama Khadijah hidup, Muhammad tidak mengambil istri lain, tapi ini bukan murni karena cintanya; tapi karena terpaksa! Dia takut pada istrinya; istrinya yang memegang keuangan keluarga! Khadijah juga paling tahu rahasia-rahasia Muhammad dan misi ke-‘nabi’annya yang bisa menghancurkan Muhammad dan ambisinya. Kelakuan Muhammad setelah kematian Khadijah membuktikan kebenaran hipotesa ini: Tidak ada satupun catatan yang menceritakan bagaimana Muhammad bersedih atas kematian Istrinya dan bagaimana dia berduka karenanya sebagaimana suami kehilangan istri.

Segera setelah kematian Khadijah, Muhammad seperti blingsatan, tidak mau rugi dan membalasnya dengan gonta ganti istri sampai lusinan. Aturan batas empat istri hanya dimaksudkan bagi pengikutnya. Dia sendiri sih tidak dibatasi. Alasannya? Karena dia nabi! Ia diberi karunia kejantanan dan keistimewaan yang lebih dari orang biasa. Belum lagi budak-budak dan selir-selir yang dia tiduri baik itu dengan paksaan atau dengan “suka rela”.

Kunjungan ke Taif

Muhammad segera sadar kerugian yang dideritanya atas kematian paman dan pelindungnya, Abu Talib. Dia sekarang merasa tidak aman dikotanya sendiri karena Abu Sufyan dan Abu Jahl. Karena itu segera setelah kematian Khadijah, ia ditemani oleh budaknya Zaid pergi mencari perlindungan di Taif, sebuah kota kecil 70 mil dari Mekah, dihuni oleh orang Arab dari suku Thakeef. Sebuah tempat yang disukai di Arab, banyak kebun anggur dan taman-taman, pohon-pohon palem, dll. Padang rumput hijau berlawanan dengan kegersangan padang gurun.

Muhammad masuk Taif dengan berharap mendapat perlindungan karena pamannya al Abbas mempunyai tanah disana. Tapi dia sangat salah memilih Taif sebagai perlindungan; karena Taif adalah markas dari para penyembah berhala dan penghuninya pemuja fanatik dari al-Lat, salah satu dari tiga anak perempuan Allah.

Dia tinggal di Taif hanya sekitar sebulan, dengan sia-sia mencoba menarik mereka ke Islam. Setiap dia mencoba berkhotbah, suaranya tenggelam oleh suara-suara cemoohan. Sering batu beterbangan kearahnya, yang semerta-merta dihalangi oleh budak setianya, Zaid. Begitu keras perlakuan mereka hingga Muhammad akhirnya lari terbirit-terbirit meninggalkan Taif sambil terus dikejar oleh orang-orang yang berteriak-teriak memakinya. Herannya, Allah tidak memberikan wahyu apa-apa sebelum dia masuk kota ini, misalnya memperingati dia akan ketidak ramahan penghuninya atau dia bahwa dia ditakdirkan menghadapi kesia-siaan dalam kunjungannya ke kota ini.

Tapi ada keuntungan akan kunjungan ke kota Taif ini, keindahan kota dan taman-tamannya membuat Muhammad bisa merinci dalam Quran semua keindahan surga, yang dipenuhi oleh keindahan-keindahan yang dia lihat di kota Taif ini. Dia juga menambahkan orang-orang surga dengan Houris perawan bermata hitam sebagai selir bagi mereka yang masuk surga setelah dipilih oleh Allah di hari kebangkitan, sebuah godaan yang tidak bermoral yang banyak mengundang kaum pagan untuk memeluk islam, meski awalnya mereka menentang.

Setelah diusir dari tempat ini, Muhammad tidak berani kembali ke Mekah. Maka, dia memutuskan untuk tinggal sementara dipadang pasir sampai Zaid menemukan perlindungan pada temannya dikota. Dalam keadaan ekstrim ini, dia mendapat penglihatan, yang sepertinya selalu datang padanya saat dia seorang sendiri dan dalam keadaan tertekan.

Dia berhenti ditempat sunyi di lembah Nakhla, berada diantara Mekah dan Taif. Disini, ketika dia membaca tulisannya untuk menghilangkan kebosanan, dia mendengar ada sesuatu yang lewat, sesuatu yang disebut Jin bagi orang Arab.

Jin katanya dibuat dari api, ada yang baik ada yang jahat, dan juga diadili bersama-sama manusia pada hari pengadilan nanti. Mereka tidak kelihatan, dan tinggal ditempat-tempat sepi dan banyak juga tinggal ditempat yang dihuni manusia. Jin bisa mempunyai anak, juga punya nabi-nabi, seperti Adam (nabi?) hingga Muhammad yang manusia juga. Jinn yang saleh akan dihadiahi surga dimana dia berbagi kenikmatan dengan manusia, sementara yang jahat dimasukan ke neraka untuk dibakar dengan api (juga!). Para jin, dibuat dari api, harus dinetralisir dulu unsur apinya, jika dia mau dibakar di neraka.

Sekelompok jin lewat berhenti dan mendengarkan Muhammad yang sedang membaca. “Sesungguhnya,” kata mereka menyimpulkan, “Kita telah mendengar khotbah yang mengagumkan, yang mengarahkan kita pada jalan yang benar, dengan itu kita percaya padanya.” Pengakuan mereka menghibur Muhammad, membuktikan bahwa meski manusia mengejek dia dan doktrinnya, ternyata ia dihargai makhluk halus. Paling tidak itu yang dia katakan mengenai jin dalam surat Quran 46 dan 72.

Sejak saat itu Muhammad menyatakan dirinya sebagai satu-satunya yang dikirim oleh Allah, untuk menyadarkan para jin dan manusia, pada islam. Menarik bahwa logika manusia dan sains tidak mengenal jin dan menyangkal keberadaan mereka, dalam bentuk apapun dibumi ini.

Kenaikan ke Langit Ketujuh

Muhammad, melalui jasa baik budaknya, Zaid, diberi perlindungan oleh Mutim Ibn Idi, pimpinan Nofal klan dari Quraish, kembali ke Mekah. Keesokan harinya, Mutim dengan anak dan ponakannya dengan bersenjata mendatangi lapangan umum Kabah dan mengumumkan bahwa Muhammad sejak saat itu dibawah perlindungannya. Muhammad sangat gembira, tapi tampaknya dia menahan diri untuk tidak menarik kaum Quaish agar memeluk Islam, dia hanya berusaha pada para peziarah yang datang, juga kaum nomad yang dapat dia raih tanpa dihalangi oleh musuhnya.

Selama periode ini. disaat Muhammad mempertahankan perannya agar tidak menyolok di mata musuh-musuhnya di Mekah, dikatakan bahwa dia, karena alasan tidak jelas, tidur satu malam ditahun 620 M, dirumah sepupunya, Umm Hani. Umm Hani ini seorang janda yang suaminya meninggal ketika mereka tinggal di Abyssinia. Di tengah malam, malaikat Jibril mendatanginya dan “membangunkannya dengan kakinya” (Martin Lings, op.cit hal 101). Terbangun, dia dengan sekejap dibawa ke Yerusalem memakai “kuda bersayap berwajah wanita dan buntut merak,” yang disebut Burraq. Selama disana, Muhammad menalikan Burraq ketiang dan kemudian membimbing nabi-nabi yang terdahulu, termasuk Adam, dalam sebuah sholat disebuah kuil yang dikenal sebagai “Dome of the Rock.”

Muslim mengatakan, bahwa kuil yang disebut masih ada reruntuhannya dari tahun 40 setelah kenaikan Kristus ke surga hingga saat Kalifah Omar (634-644 M) yang memperbaikinya seperti semula selama penguasaanya disana. Bagaimana Omar mengembalikan ke desain awal bangunannya, tetap menjadi teka teki yang tidak terpecahkan.

Para pengritik mempertanyakan moralitas dan tujuan keberadaan Muhammad, ditengah malam, dirumah seorang janda, yang tinggal sendiri, juga keputusan tuhan untuk mengundangnya kesurga dari rumah seorang janda, bukan dari rumahnya sendiri. Kita percaya Muhammad mengarang sendiri kisah Miraj ini untuk menutupi keberadaanya dirumah Umm Hani. Meski masyarakatnya politeis, orang-orang Mekah menghormati mereka yang telah meninggal, dan menahan diri untuk melakukan sesuatu yang dapat melukai jiwa mereka yang telah meninggal. Melakukan hubungan seks dengan jandanya adalah satu hal yang dapat melukai jiwa itu dan menghina masyarakat sekitar karena ketidak hormatannya. Muhammad gagal menahan diri sesuai standar moral jaman itu, dan seketika setelah kematian Khadijah, dia mencari kepuasan2 seks yang dia butuhkan dengan berhubungan dengan Umm Hani.

Pagi berikutnya, orang-orang ingin tahu dimana dia malam kemarin. Dia tidak bisa mengaku telah tidur dirumah seorang janda yang sendirian, dia bilang pada mereka bahwa dia telah melakukan perjalanan langit. Karena perjalanan ini tidak mengikut sertakan manusia lain, dan manusia lain tidak bisa menjadi saksi akan kejadian mukjizat ini, maka ini mencegah orang-orang meminta saksi mata untuk membuktikan pernyataannya dengan begitu menghindarkan dirinya dari kerusakan, selamanya, bukan hanya untuk dirinya tapi juga untuk karir kenabiannya.

Setelah sholat selesai, malaikat Jibril membuka hati Muhammad untuk kedua kali dan membersihkannya dari segala dosa yang telah dia kumpulkan sejak pencucian pertama ketika dia berumur lima tahun. Setelah itu sebuah tangga dipasang, menghubungkan kuil Dome of the Rock dengan ketujuh surga di langit. Dia naik, satu persatu, melalui ketujuhnya. Diperjalanan dia diperlihatkan Surga, juga neraka. Dia lihat lebih banyak wanita dibakar daripada laki-laki. Al Aqsa (Dome of the Rock) dengan begitu menjadi satu dari tiga tempat tersuci umat muslim, karena, seperti kata Muslim, Muhammad naik dari sini ke surga.

Selama kunjungan langit ini, Muhammad katanya bercakap-cakap dengan tuhan dan mencapai kesepakatan pasti dengannya. Tuhan memerintahkan Muhammad dan pengikutnya untuk sholat 50 kali sehari, yang akhirnya setelah tawar menawar berulang kali dan dengan bantuan nasihat dari Musa dikurangi menjadi lima kali sehari.

Sejauh sholat lima kali ini, Quran tidak secara jelas mengatakan sholat-sholat ini, tidak ada juga bukti kuat bahwa Muhammad sendiri sholat lima kali sehari selama hidupnya. Bahkan, apa yang Quran katakan, meski tidak dengan jelas, adalah tiga kali sholat: Satu kali pagi hari, dua kali siang hari dan tiga kali dimalam hari. Tidak ada rincian sujud; yang dibutuhkan muslim adalah infleksi sederhana diikuti sujud dalam sholatnya. Quran juga tidak memerintahkan mereka untuk melantunkan apa-apa selama sholat.

Lebih jauh lagi, Quran tidak menyatakan apa-apa tentang sunat bagi muslim; ataupun ditegaskan apa Muhammad sendiri itu disunat atau tidak, meski sebuah kewajiban bagi orang tua muslim untuk menyunat anaknya.

Mengenai Miraj Muhammad, banyak sejarawan menemukan doktrin yang berisi pengakuan kenaikan ke surga ketujuh. Salah seorang diantaranya adalah Fazlur Rahman, yang berkata bahwa “pengalaman spiritual dari nabi yang belakangan ditambah-tambahi oleh tradisi, khususnya ketika kaum ortodoks mulai terbentuk, kedalam doktrin dari pengalaman perpindahan, fisik, sendirian dari Miraj Muhammad ke surga, dan belakangan ditambahi oleh rincian gambar mengenai binatang yang dinaiki sang nabi selama perjalanan, dan cerita-ceritanya ditiap lapis surga, dan kesepakatan dengan para nabi terdahulu mulai dari Adam hingga Yesus.”

(Rahman tidak menyebuntukan nabi Idris, yang dipercaya telah memasuki salah satu dari ketujuh surga diam-diam dengan bersembunyi disayap Jibril, teman baiknya). Dia menyimpulkan “Doktrin dari perjalanan Miraj dikembangkan oleh orang-orang ortodoks (khususnya seperti dalam pola kenaikan Yesus kesurga) dan didukung oleh Hadits adalah bukan lain cuma kisah fiksi yang isinya berasal dari beberapa sumber.”

Apa yang Rahman sebuntukan bisa disimpulkan bahwa Muhammad tidak naik ke surga secara fisik; bahwa dia tidak bercakap-cakap dengan tuhan dan dengan begitu dia dan pengikutnya tidak diwajibkan untuk mendirikan sholat. ●

S E L E S A I

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • abu mush'ab al arkhabily  On 2 December 2015 at 10:46

    ALHAMDULILLAAHI RABBIL’AALAMIIN kebenaranMu MEMANG TAK TERBANTAHKAN YAA ALLAH YAA ROBBAL’AALAMIIN

    Hanya dgn fitnah dan fakta yg ditutup2i lah ISLAM bisa “diserang”. Jika datanya lengkap dan benar, kebenaran ISLAM pasti TERUNGKAP
    1. Rusaknya tulisan dekrit itu memang mukjizat dari ALLAH . Buktinya Rasulullah SAW saat itu ada di pengasingan,namun beliau tw bhw tulisan yg ada di ka’bah itu rusak. Padahal jarak antara ka’bah dgn pengasingan itu jauh bgt. Sampai2 abu thalib mengumumkan bhw keponakannya itu MEMANG SEORANG NABI
    2. Surat Ar Ruum
    Kamu menuduh itu hanya ramalan kasar??? Hahaha,kehabisan akal menutupi kebenaran ISLAM y???

    Knp tdk kamu jelaskan bhw saat itu rum mengalami kekalahan paling telak dr persia,hampir smw wilayah rum jatuh ke tangan persia, shg HAMPIR MUSTAHIL jika rum bs bangkit dan menang. Bahkan saat ayat itu turun,bnyk musyrik yg menghina Rasulullah SAW,hal itu mereka lakukan krn mrk yakin bhw rum tdk mgkn menang. Mrk menganggap Rasulullah SAW tdk benar ramalannya. Padahal beliau SAW mendapatkan informasi ttg masa depan langsung dari ALLAH lewat malaikat Jibril as. Kalau ini hny ramlan kasar,knp musyrik sampai sbgt yakinny bhw rum tdk mgkn menang hingga mrk menghina Rasulullah SAW??? Klo ini hny ramalan kasar y hrsny mrk juga meramal hal yg sama donk
    Juga ada bnyk tak terhitung Ayat AL QUR’AN dan Hadits yg terbukti kebenarannya,baik ttg masa depan,masa lalu,sains dll
    3. Ka’bah disembah???
    Tuduhan ini udh sering disematkan kpd kmi muslimin,namun ini SENJATA MAKAN TUAN bwt kafir. Apa mrk lupa klo beribadah menghadap qiblat ituADalah AJARAN smw NABI dan RASUL?
    Shg menghadap qiblat adlh BUKTI BvAHWA ISLAM ADALAH BENAR,krn SESUAI DAN TDK BERTENTANGAN dgn ajaran para nabi terdahulu
    Koq g ditulis?v? Takut kebenaran ISLAM terbongkar???
    4. Thaif
    Adanya malaikat yg ALLAH utus utk menawarkan beliau agar gunung dihempaskan ke penduduk thaif disebutin g? Trs do’a Rasulullah SAW kpd penduduk Thaif agar keturunan mrk bertauhid diceritain g? Dan namany juga beliau itu seorang RASUL BENERAN y pasti do’anya makbul. ALLAH mengabulkan do’a beliau, terbukti mayoritas pasukan abu bakar ra adfalah keturunan tha’if diceritain g???
    5. Isra’ mi’raj
    Dibilang ini g pernah tjd
    Lho, pagi harinya setelah Isra’ Mi’raj saat beliau diuji kebenarannya oleh musyrik quraisy dan beliau bs jelaskan ciri2 masjidik aqsha diceritain g?
    Juga bukti lain bhw beliau SAW bs melihat apa2 di antara Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha mana ceritanya nih? Kamu sampaikan g???
    Juga bahwa mukjizat Isra’ Mi’raj ini ada lho dlm kitab org2 terdahulu yg menjelaskan nubuwat beliau.
    SUBHANALLAH, beliau SAW memang BENAR2 NABI. Sampai2 beliau SAW termaktub dlm kitab hindu.
    Nah klo gn,siapa donk yg nutup2in fakta? ISLAM atau kafir??!v harusnya kamu ganti dink judulnya,krn kan yg selalu nutup2in fakta itu kamu

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: