Mufti Saudi: Muslim Syiah Harus Bayar Jizyah Supaya tidak Dibunuh

Syeikh Ali Al Rubaie

Syeikh Ali Al Rubaie (Mufti Arab Saudi)

Salah seorang mufti Arab Saudi mengatakan, Muslim Syiah kafir dan harus membayar “jizyah” (semacam pajak dari non-Muslim kepada pemerintah) karena tinggal di wilayah Islam agar mereka tidak dibunuh.

Fars News (7/1) melaporkan, pernyataan ini disampaikan Syeikh Ali Al Rubaie, Mufti Saudi di laman pribadinya di salah satu situs jejaring sosial.

Mufti Saudi ini mendesak agar dipungut jizyah dari warga Muslim Syiah, pasalnya ia menganggap mereka non-Muslim dan murtad yang tinggal di wilayah Islam. Oleh karenanya agar tidak dibunuh mereka diwajibkan membayar jizyah.

Menurut Rubaie di masa Rasulullah Saw, Khalifah Umar dan Utsman, para pendahulu Muslim Syiah di Bahrain, juga Persia dipungut jizyah.

“Kenapa orang Syiah harus lari dari membayar jizyah yang setiap tahunnya hanya satu dinar saja untuk setiap orang,” ungkapnya.

Agar jizyah tidak memberatkan Muslim Syiah, katanya, saya usulkan beberapa solusi, di antaranya jizyah dibayar dari uang khumus mereka sehingga tidak ada seorangpun yang berusaha membunuh kalian, dan Syiah secara resmi diakui sebagai sebuah keyakinan penyembah berhala. (IRIB Indonesia/HS)

IRIB Indonesia

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: