Kewajiban Muslim yang Paling Utama

Kaum Punk MuslimOleh: Duladi •

Banyak muslim yang bilang bahwa mengamalkan ajaran Islam itu sangat mudah. Apa benar menjadi muslim itu mudah?

Tergantung cara muslim melihatnya. Kalau si muslim itu berhati baik, tentu dia akan merasa mengamalkan ajaran Islam itu sangat sulit sebab harus mengorbankan hati nuraninya. Tetapi bagi muslim idiot dan bengal, melaksanakan ajaran Islam secara kaffah adalah suatu kesenangan, sebab ia menikmatinya.

Banyak muslim Indonesia yang tidak tahu atau belum tahu, bahwa menjadi seorang muslim sholeh tidak cukup hanya dengan menghafal Quran, rajin sholat dan puasa. Melakukan ritual-ritual ibadah seperti itu, memang terasa khusyuk dan sepertinya mereka sudah menjalankan apa yang diperintahkan oleh agama. Padahal, mereka belum sepenuhnya menjalankan perintah agama, sebab perintah agama yang utama adalah BERJIHAD memerangi orang-orang yang tidak seiman.

Karena banyak muslim yang belum tahu, mereka menyangka Islam itu cuma SHOLAT, NGAJI, SUNAT, PUASA, ZAKAT dan HAJI. Kalau sembari melakukan ritual-ritual itu, mereka juga berbuat baik terhadap orang di luar Islam, itu karena dorongan dari pribadi muslim sendiri, bukan karena dididik begitu oleh agamanya. Agamanya malah mengharuskan muslim berbuat sebaliknya, yaitu berbuat jahat terhadap orang di luar Islam, dan bahkan juga berbuat jahat terhadap perempuan walau seagama.

Kalau muslim berhati baik mengetahui bahwa agamanya sebenarnya mengharuskan dia menjadi orang jahat, maka dia akan terbebani dengan ajaran Islam, sehingga tidak jarang muslim jenis ini lalu murtad, salah satu contohnya adalah saya.

Berbuat baik itu memang susah. Tapi Islam tahu caranya, agar muslim tidak perlu bersusah payah berbuat baik, cukup sholat 5 waktu, menghafal Quran, bersedekah, berpuasa di bulan Ramadhan, muslim sudah disebut orang sholeh. Sedangkan dibalik kesholehan itu, muslim juga di didik untuk berhati kejam dan jahat. Islam membutakan mata hati muslim agar tidak melihat sifat-sifat jahat yang Islam tanamkan ke dalam pribadi mereka itu sebagai suatu hal yang salah. Untuk mengalihkan perhatian, maka dibuatlah “obyek-obyek salah” yang lain yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan “salah-benar”, contohnya: Kalau makan babi itu salah, kalau tidak sunat itu salah, kalau memegang Quran pakai tangan kiri itu salah, dst.

Maka jangan heran, bila muslim takut sekali bersentuhan dengan apapun yang mengandung babi, tapi dia tidak takut menusuk orang kafir hingga tewas. Karena di pikirannya, kalau kena babi itu salah, dosa nanti, tapi kalau membunuh orang itu kewajiban, sebab yang dibunuh adalah musuh agama.

Apa yang dijadikan “obyek salah” oleh Islam, sesungguhnya sebuah pengalihan agar muslim tertipu dan tidak lagi melihat bahwa sebenarnya yang harus dilihat sebagai obyek salah bukan itu.

Kewajiban utama yang diperintahkan agama kepada umatnya seharusnya berbuat baik, tetapi kewajiban utama seorang penganut Islam adalah berbuat jahat.

Untuk menyamarkan hal itu, muslim diharuskan menjalankan ritual-ritual ibadah agar dengan ritual-ritual itu Islam terkesan relijius.

Kita tidak perlu heran, bila ada perampok yang mengajarkan anak-anaknya menghafal Alquran dan dia menjadi imam sholat bagi istri dan anak-anaknya.

Ibadah dan berbuat jahat, di mata muslim adalah 2 hal yang terpisah. Kalau tidak sholat itu salah, tapi kalau berbuat jahat tak ada hubungannya dengan salah-benar.

Sekarang, sudahkah anda sadar bahwa Islam mendidikmu menjadi jahat?

Sambil memupuk sifat-sifat jahat, kita pun sholat, mengaji Quran dan melakukan segala rutinitas agama, sehingga kita disebut ORANG MUSLIM yang TAAT pada AGAMA. • DS

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • JX48HR2G  On 24 January 2014 at 00:20

    Ingat! Jihad itu bukan cuma perang ama ngebom aja! Tetapi mencakup segala bentuk kegiatan dan usaha yg maksimal dalam rangka dakwah atau syiar Islam amar ma’ruf nahi munkar (perintah untuk berbuat baik dan larangan berbuat jahat) , kalo posting ngotak dulu coy. Jgn sok tahu!

  • binTang  On 24 January 2014 at 23:49

    Muslim sejati tidak akan pernah mengucapkan selamat hari raya kepada umat lain “haram” hukumnya (menurut alim ulama) karena berarti mengamini perayaan agama lain

    Tetapi ada juga yang dengan penuh persaudaraan dan kasih dengan ikhlas mengucapkan selamat… merekalah muslim yang tidak terlalu taat/ fanatik (walaupun mereka juga sholat dan puasa), bukan muslim sejati tetapi penuh kasih persaudaraan

    Coba anda bayangkan dan renungkan
    Harus seperti apa sebenarnya wajah Islam

    Menurut saya : penulis mungkin memang nggak “ngotak” spt menurut JX48HR2G
    Karena dia memang menggunakan MATA dan TELINGA apa yang dia lihat dan dengar
    Karena kalau pake otak sungguh2 susah mikirnya

    “Hanya muslim yang resmi mengharamkan mengucapkan selamat hari raya pada umat lain”

  • Nebeng  On 25 January 2014 at 00:02

    @JX48HR2G

    Kalau anda muslim sejati Jihad=membunuh orang kafir dimana engkau temui
    Seperti Imam Samudra dkk , mereka melakukan aksinya bukan karena mereka baca KOMIK tapi bacaan mereka adalah Quran dan Hadits katam

    Tetapi kalau anda Muslim yang biasa2 aja Jihad = bisa mencakup dakwah dan syiar Islam
    Apa yang anda lakukan ketika bertemu orang kafir ??
    Anda akan pakai dasar ajaran mana?? Quran Hadits atau hati nurani anda…

  • Untu  On 21 February 2014 at 21:27

    Ente kan udah murtad kenapa ente nyampurin urusan ibadah orang islam? Segala perintah dan larangan itu bernilai ibadah, jadi jangan ganggu ibadah kami. Toh ibadah kami gak mengganggu kalian. Kalo kalian masih mengganggu ibadah kami, berarti kalianlah yg gak punya toleransi beragama.

  • Valen  On 3 August 2014 at 20:02

    @untu
    ibadah siapa yang mengganggu?
    teriakan2 5kali sehari, belum lagi segala bacaan di antara waktu itu, dengan memakai toa sekeras mungkin menurut anda tidak mengganggu?
    jadi kalau kalian beribadah, kami harus mendengar juga?
    bukankah ego kalian yang dikedepankan?
    tidakkah kalian merasa orang lain terganggu dgn kegiatan ibadah kalian?
    belum lagi kalau bulan puasa, pagi subuh sudah teriak2 bikin ribut kayak lagi ngusir tikus di sawah?
    SADARKAH KALIAN BAHWA IBADAH KALIAN TERHADAP AWLOH KALIAN MENGGANGGU ORANG LAIN!!!
    JADI SIAPA YANG MENURUTMU MENGGANGGU?

    • 72bidadari  On 1 October 2014 at 05:59

      Emangnya aku setuju banget dgn pendapat kamu bro..pencemaran bunyi..demi allohnya yang belum tentu benar @ wujud tetapi berhala yang bernama alloh emangnya wujud dong!!! Setuju ngak???

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: