Cendekiawan Muslim Meninggalkan Islam

RantaiBapak yang terhormat,

Saya … dari … . Saya sedang mencari wadah yang baik untuk para mantan Muslim di internet. Saya menemukan kedua situs anda luar biasa (faithfreedom.org dan alisina.org). Pak, anda sedang melakukan sebuah pekerjaan yang sangat baik. Ada banyak hal untuk didiskusikan, saya tidak tahu darimana harus memulainya, ijinkan saya langsung pada pokok permasalahannya.

Pak, saya mempunyai latar belakang Islam yang sangat baik, dilahirkan dalam keluarga Islam, menghafal Quran, mempelajari Tafsir, Hadith, Fiqh dan semua hal yang dilakukan seorang ulama. Saya mempunyai gelar dalam studi mengenai Islam. Saya adalah seorang CENDEKIAWAN ISLAM BERIJAZAH. Saya menguasai pembacaan Quran, saya menulis buku mengenai membaca Quran, yang belum lama ini digunakan di beberapa sekolah ternama di tempat tinggal saya. Saya pengajar Quran yang aktif. Umat bergantung kepada saya. Baru-baru ini saya membuka sekolah Quran. Secara ringkas inilah saya di hadapan publik.

Tetapi, apa yang ada dalam hati saya benar-benar berbeda. Saya membuat sebuah riset yang sangat besar dalam hidup saya, akhirnya saya mengenal kebenaran mengenai agama saya. Sejak 4 bulan yang lalu – dalam hati saya telah meninggalkan Islam – tetapi saya tidak dapat mengatakannya kepada orang lain oleh karena penghukuman yang telah ditetapkan oleh Islam. Sulit sekali berada di tengah-tengah orang Muslim, mengajari mereka mengenai Islam dan menyembunyikan realitanya dari mereka.

Pak, saya membutuhkan nasihat pribadi anda berkenaan dengan masalah saya, terutama KARIR  saya. Saya tidak mempelajari apapun dalam hidup saya selain Islam. Tujuan saya adalah menjadi BINTANG di dunia Islam, sehingga saya mengabdikan hidup saya untuk mempelajari Islam, Quran, dan mempromosikannya. Tetapi setelah saya melakukan riset, saya tidak dapat lagi hidup seperti ini …

Saya membutuhkan nasihat anda, apakah saya harus mengikuti kursus-kursus karir dan berkarir di bidang lain atau saya dapat bekerja dalam arah yang berlawanan, maksud saya adalah menulis artikel-artikel yang menentang Islam, membuat film dokumenter, bekerja pada organisasi-organisasi anti Islam, dan sebagainya.

Jika anda bertanya tentang apa yang lebih saya sukai, saya jelas akan memilih untuk bekerja menentang Islam, karena SAYA BENCI Islam, dan saya mengetahui Islam secara mendalam. Sebagai seorang cendekiawan, saya dapat melihat LUBANG-LUBANG yang tidak terlihat orang lain. Sesungguhnya, saya ingin menyelamatkan kemanusiaan dari terperosok ke dalam NERAKA berbahaya ini.

Pak, saya telah memperpendek surat saya demi kenyamanan anda. Saya harap surat saya ini jelas. Mohon tuntunlah saya dengan pengalaman anda.

Salam hormat.


Teman dan saudara yang kekasih,

Sebelum mempelajari Quran pada tahun 1994, saya benar-benar tidak tahu apa-apa mengenai Islam. Apa yang diajarkan kepada orang Muslim awam benar-benar tidak-ada apa-apanya. Separuh dari apa yang kita pelajari adalah dusta dan mitos, dan separuh lainnya sangat “dilapisi gula” sampai-sampai tidak lagi bersesuaian dengan kebenaran. Walau demikian saya tahu bahwa saya harus memperingatkan dunia ini terhadap Islam dan saya mulai mendidik diri saya sendiri. Ini menjadi misi saya.

Saya tidak berhenti dari pekerjaan saya. Saya bekerja seharian dan pada malam hari saya duduk di depan komputer saya dan menulis artikel-artikel dan menjawab surel-surel. Hati saya tidak lagi tertarik kepada pekerjaan saya. Saya ingin menceritakan mengenai Islam kepada dunia. Nampaknya Tuhan melihat pergumulan saya dan Ia menghancurkan bisnis saya sehingga saya tidak usah membuang waktu lagi dengan mengurus bisnis.

Kasus anda berbeda. Nampaknya Tuhan telah mendidik anda sepanjang hidup anda untuk menjadi seorang cendekiawan Islam yang terpelajar, dan akhirnya Ia memberikan pencerahan kepada anda. Kini anda memiliki keduanya, baik pengetahuan maupun pengertian. Saya hanya memiliki pengertian.

Walau ilmu saya tidak banyak, saya telah bekerja dengan baik. Saya telah menolong ribuan orang Muslim untuk meninggalkan Islam dan secara langsung atau tidak saya juga telah menolong jutaan orang untuk mempelajari kebenaran mengenai bidat ini. Ketika saya mulai menulis pada sekitar tahun 1997-1998, saya adalah orang pertama yang menggunakan internet sebagai sarana untuk mengekspos Islam. Setelah tragedi 9/11 ada lebih banyak lagi orang yang melakukannya dan kini kami berjumlah ribuan.

Anda mempunyai pengetahuan dan pengertian. Saya yakin anda akan melakukan hal yang lebih besar daripada saya. Pengetahuan anda mengenai Islam adalah sebuah karunia yang besar. Anda tidak membuang waktu anda untuk mempelajarinya. Itu adalah bagian dari tujuan ilahi bagi anda. Segala sesuatu yang terjadi pada kita mempunyai tujuan. Ketika saya merenungkan kembali hidup saya, saya melihat segala sesuatu yang telah saya alami, baik hal yang buruk maupun baik, semuanya telah mendorong saya kepada apa yang sedang saya kerjakan sekarang. Ada tujuan tertentu untuk kelahiran dan keberadaan saya di dunia ini. Ada alasan mengapa saya selamat dari kecelakaan yang mematikan ketika saya berusia 9 tahun, saat dokter mengatakan pada orangtua saya bahwa saya akan meninggal. Semua keberhasilan dan kegagalan saya mempunyai alasan. Hidup semua orang mempunyai tujuan. Saat ini anda menghabiskan seluruh hidup anda untuk menjadi seorang pakar mengenai Islam. Pengetahuan tidak membawa pencerahan. Saya mempunyai lebih dari 1000 buku di hard drive saya, tetapi lapotop saya tidak mendapat pencerahan. Pengetahuan itu baik jika disertai dengan pencerahan. Sekarang anda mempunyai keduanya. Anda harus menguasainya. Ini adalah berkat terbesar yang diberikan kepada anda dan tidak kepada para cendekiawan Muslim lainnya. Sudah tentu mereka tidak lebih tercerahkan dibandingkan laptop saya. Sesungguhnya ada sedikit cahaya yang keluar dari laptop saya. Para cendekiawan Muslim ini menghindari terang itu.

Sudah tentu anda juga perlu menghasilkan uang untuk menunjang kehidupan anda. Ini membutuhkan sedikit kerja keras. Ada banyak cara untuk menghasilkan uang sambil memberdayakan keahlian anda. Ajukan lamaran untuk mengajar di perguruan tinggi. Anda dapat mengajar studi mengenai Islam. Mungkin ini adalah sesuatu yang dapat anda lakukan di negara anda, tetapi lebih besar kesempatannya di negara-negara Barat seperti Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Amerika. Anda bahkan dapat menemukan lowongan mengajar dimana anda dapat mengajar secara “online”. Jika anda harus menghabiskan sejangka waktu untuk meraih gelar yang lebih tinggi, maka itu adalah waktu yang digunakan dengan sebaik-baiknya.

Cara lainnya untuk menghasilkan uang adalah dengan menulis buku. Tetapi menurut saya anda tidak boleh hanya bersandar pada hal itu untuk menghasilkan uang. Anda membutuhkan sumber pendapatan yang stabil. Buku saja mungkin tidak akan dapat menopang penghidupan anda dengan baik. Jika anda menjadi penulis yang sukses, anda dapat menghasilkan uang dengan menjadi pembicara. Ayan Hirhi Ali melakukannya dan ia cukup berhasil. Untuk itu anda perlu pindah ke negara-negara yang telah saya sebut di atas.

Hati anda ada disini dan anda mempunyai pengetahuan. Ini adalah dua unsur penting untuk sukses. Menurut saya tidak baik jika anda mulai mempelajari profesi lain. Agama itu sendiri adalah sebuah bidang tertentu. Anda dapat mendatangkan penghasilan sementara anda menggunakan pengetahuan anda dengan baik dan melakukan apa yang sangat anda sukai.

Saya mempublikasikan jawaban saya untuk anda dengan harapan ini akan membuka pintu-pintu kesempatan yang baru dan juga mendorong orang lain untuk meninggalkan Islam.

Mengenai organisasi-organisasi anti Islam, itu tidak ada. Semua situs anti jihad atau anti Islam dikelola oleh para relawan yang melalukannya dengan ikhlas dan dengan uang mereka sendiri. Kami melakukannya karena kami mencintai kemanusiaan dan kami tidak ingin melihat dunia ini dihancurkan oleh bidat yang demonis.

Sementara itu, anda dapat membuat sebuah blog di www.freedombulwark.com dan membuat tulisan tanpa harus mencantumkan nama anda.

Saya mendoakan keberhasilan anda.

Ali

Ali Sina Weblog

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • badruz zaman  On 16 March 2014 at 06:23

    coba sebutkan kunci surga dalam Islam itu apa ?? kalau anda memang cendikiawan Islam ?? itu pertanyaan yang sangat mudah 🙂

    • nano  On 22 April 2014 at 10:07

      Jawaban : kunci surga = kontol muhammad

      • punto dewo  On 2 June 2014 at 09:29

        Jangan kasar mas Nano ! Kita seharusnya kasihan sama muslimers, kita doakan saja supaya mereka sadar.

        • bhohonx  On 30 June 2014 at 20:07

          cindykiawan kaleeee…..

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: