Jiwa Sektarian Pada Diri Muslim

Muslims Hate IsraelOleh: Duladi •

JIWA SEKTARIAN pada DIRI MUSLIM, semua konflik kalau bisa dikaitkan dengan AGAMA

Orang-orang Ahmadiyah di Cikeusik dibantai karena persoalan apa? Apakah karena orang Ahmadiyah itu maling atau tukang perkosa budak, sehingga mereka dimusuhi dan dibantai? Tidak, bukan? Semata-mata karena kegilaan pada TAUHID, maka muslim jadi JAHAT.

Kalau sekarang Israel memerangi Gaza, itu bukan karena orang-orang Gaza beragama Islam, tapi karena teroris Hamas terus-menerus menteror Israel dengan roket-roket yang mereka luncurkan dari Gaza dan kemudian bersembunyi serta menyamar sebagai warga Gaza.

Amerika meng-invasi Irak, juga bukan karena orang-orang Irak itu beragama Islam, tapi karena ada kepentingan politik dan ekonomi. Kita tidak bisa mengatakan hal itu sebagai “Amerika memerangi Islam”. Tetapi kita kerap memanipulasinya seolah-olah sebagai Amerika memerangi Islam.

Yang bukan persoalan agama, kita manipulasi sebagai persoalan agama.

Sementara kita yang benar-benar memerangi orang karena persoalan agama, kita tidak menyadari itu.

Orang yang tidak membenci Islam dituduh membenci Islam hanya karena pihak yang diserang itu agamanya Islam. Sementara muslim yang memerangi orang karena agamanya, kita mencoba untuk menutup mata.

Ketika para TKW kita di Arab Saudi diperkosa oleh majikan Arabnya, atau dihukum pancung oleh pemerintah Arab Saudi, mengapa kita tidak mengatakan ORANG ARAB telah memperkosa umat muslim, atau menyebut itu sebagai ORANG ARAB membantai orang Islam?

Atau pada pemberontakan yang terjadi di Siria, di mana pemerintah Siria membantai warga pemberontak, dan warga Siria itu agamanya Islam, mengapa kita tidak menyebut itu sebagai Suriah membantai Islam?

Coba kalau Suriah itu agamanya bukan Islam, pasti kita akan menghubungkan itu sebagai “KONFLIK AGAMA”, dan menyebutnya sebagai “SURIAH MEMERANGI ISLAM”.

Jadilah GENDENG terus, wahai teman-teman yang masih Islam. Islam bikin kita jadi gendeng. Islam bikin kalian jadi gendeng. Biang kerok KEBENCIAN itu bersumber dari Islam. Islam akan senang ketika ada gesekan antara kafir vs muslim, agar hal itu bisa dijadikan MOMENTUM untuk memulai PEPERANGAN dengan kafir. Islam ingin memperalat kita para pengikutnya untuk MEMUSUHI dan MEMERANGI orang-orang yang bukan pengikutnya.

Rhoma Irama dan beberapa muslim fundamentalis menentang Ahok jadi gubernur. Kenapa muslim seperti Rhoma Irama atau FPI benci Ahok? Apakah karena Ahok itu maling atau tukang perkosa budak? Bukan itu kan? Tapi karena Ahok itu agamanya bukan islam. Jadi dasar kebencian muslim terhadap orang lain itu karena agama.

Mengapa kalian tidak menyadari itu, wahai *****?

Pada kasus-kasus yang bukan didasari atas permusuhan agama, kalian hubung-hubungkan sebagai kasus agama. Sedangkan apa yang kalian lakukan terhadap orang di luar Islam itu dasarnya adalah karena agama. Jelas sudah bahwa kalian jadi TIDAK WARAS karena ISLAM dan ajaran sintingnya, “TAUHID”.

Islam itu sektarian. Dasar kebencian Islam kepada orang lain adalah bukan karena orang lain itu pelaku kriminal, melainkan semata-mata karena agama.

Di negara manapun, muslim bikin ulah, alasan utamanya adalah karena agama. Kalau ada muslim mencatut alasan lain sebagai sebab, itu hanya dalih untuk menutupi kebusukan Islam yang sebenarnya.

Orang kristen atau kafir manapun, menjadi BENCI Muhammad dan pengikutnya setelah tahu Muhammad dan pengikutnya merampok dan memperkosa wanita-wanita kafir serta menjualnya sebagai budak.

Tetapi alasan Islam membenci kafir adalah karena kafir tidak beragama Islam. Muhammad benci pada kafir, bukan karena kafir itu maling atau perampok, tapi karena kafir tidak beriman kepadanya.

Kalau Kristen, Buddha, Hindu atau yang lain membenci orang karena kejahatannya, itu masuk di akal.
Tetapi tidak waras alias gendeng, kalau orang dibenci/dimusuhi karena agamanya. •

FaithFreedom.org Forum Indonesia

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • 72bidadari  On 1 October 2014 at 09:08

    Setuju sama pak penulis. Jihadist islam suka membunuh orang kafir kerana mau ngentot sama 72 bidadari cantik sambil isteri2 mereka hanya memerhatikan saja ulah suami mereka ngesek bidadari itu. Kesian sang isteri tidak dilayan si suami ( jihadist islam) di surganya islam. Hak jihadist wanita islam untuk ngentot 72 pemuda2 tampan di surganya islam tak ada kah??? Kalau tak ada..sah ini satu diskriminasi terhadap wanita dalam islam. Jadi ustazah2 semua tu hanya sia2 kamu memperjuangkan islam tetapi islam tetap berlaku tidak adil terhadap kamu dan apabila ada ketidakadilan wujud sudah pasti ajaran ini bukan berasal dari Tuhan yang sebenar melainkan dari setan. Renungkanlah…

  • miris  On 15 October 2014 at 02:55

    Yang dibutuhkan adalah pemikiran kritis. Tidak akan kemana-mana kalau tidak ada itu. Malah kritik seperti ini hanya bikin defensif.

    Sebaliknya menurut saya cara yg terlalu frontal, mengandung generalisasi dan celaan, atau mengenai hal2 superficial juga tidak akan efektif. Mungkin lebih baik bukan mengajak muslim meninggalkan atau mengakui kesalahan agamanya tapi agar mereka menjauhi perilaku buruk yg diidentikkan dgn agama tersebut. Mencerahkan bahwa perilaku tersebut tidak sesuai pergaulan manusia jaman modern.

    note. bukan kritik artikelnya sih, artikelnya cukup soft, mungkin akhir2 agak menyudutkan dan argumennya kurang banyak.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: