Pelaku drama penyanderaan Sydney, Man Haron Monis, mengaku seorang Syiah yang pindah ke Sunni

Penyerbuan dilakukan setelah terjadi pengepungan selama 16 jam pada Senin (15/12).

Kepolisian Australia mengatakan dua orang sandera dan seorang pria bersenjata tewas setelah pasukan komando menyerbu kafe di Sydney untuk mengakhiri pengepungan selama 16 jam.

Sandera yang tewas diketahui sebagai seorang pria, 34, dan seorang perempuan, 38. Mereka dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

Tersangka, Man Haron Monis, 53, juga tewas.

Selain itu empat orang mengalami luka-luka, di antaranya seorang polisi yang mengalami luka akibat dihantam peluru.

Seorang perempuan mengalami luka tembakan di bagian bahu, sedangkan dua perempuan lain mengalami luka yang tidak membahayakan jiwa mereka.

Man Haron Monis, asal Iran, menyandera 40 pengunjung dan staf kafe Lindt di Sydney pusat. Lima orang berhasil melarikan diri melalui pintu darurat pada Senin sore (15/12).

Kepala Kepolisian New South Wales Andrew Scipione berusaha menenangkan warga.

“Ini merupakan insiden yang terkait dengan apapun. Ini insiden terpisah. Jangan biarkan insiden seperti ini membuat percaya diri berkurang untuk bekerja atau mengunjungi kota kami. Ini merupakan tindakan seorang individu,” kata Scipione.

Seorang sandera dibawa keluar dari kafe Lindt setelah pasukan keamanan menyerbu tempat itu.

Monis mendapat suaka politik dari Australia pada 1996.

Monis adalah seorang pengungsi asal Iran. Ia mendapat pembebasan dengan jaminan dalam sejumlah kasus kekerasan. Dalam situs, yang kini sudah dicabut, ia menyebut dirinya sebagai seorang Muslim Syiah yang beralih menjadi Muslim Suni.

Dalam penyanderaan itu ia memaksa sejumlah sandera untuk memampang bendera yang mirip dengan yang digunakan ISIS, bendera wana hitam bertuliskan kalimat syahadat dalam aksara Arab. •

Sumber: BBC – Indonesia

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: