Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya (Warisan khas Sang Nabi)

Buah dari ajaran biadab sang 'nabi' Muhammad SAW

Inilah buah dari ajaran sang nabi Islam.

Ketika pertama kali mendengar pemberitaan mengenai penyerangan kantor Majalah Charlie Hebdo di Perancis, saya benar-benar merasa malu. Saya berpikir, “Setelah peristiwa ini, apalagi yang akan dikatakan oleh dunia terhadap Islam?”

Memang, “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, begitulah reaksi spontan yang muncul di dalam benak saya ketika mendengar pemberitaan itu.

Kejadian yang menimpa anggota redaksi Charlie Hebdo itu mengingatkan saya akan kisah-kisah serupa yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad. Rupanya peristiwa seperti itu bukan hal yang baru di dalam dunia Islam, sebagai warga yang tinggal di lingkungan Islam, kita tidak boleh menutup mata terhadap segala bentuk kekerasan dan tindakan yang tidak manusiawi yang terjadi di sekitar Nabi Muhammad.

Ketika Muhammad masih hidup, ia menyalahgunakan kekuasaan yang ada di tangannya untuk bertindak semena-mena. Ia dikenal sebagai orang yang ANTI-KRITIK. Siapapun yang berani mengkritik Muhammad, orang bersangkutan akan ditangkap dan dibunuh.

Lihat saja kasus yang menimpa dua penyair bernama Uqba bin Abu Muayt dan Asma bint Marwan yang dibunuh atas perintah Muhammad, mereka dibunuh karena mengkritik sang Nabi.

Warga Islam pasti berusaha membuat pembelaan-pembelaan atas apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad terhadap kedua penyair itu, akan tetapi kita harus melihat secara cerdas bahwa Muhammad sudah menyalahgunakan kekuasaan dan merampas hak hidup orang lain.

Apapun alasannya, Muhammad sama sekali tidak berhak mencabut nyawa orang lain, apalagi sebagai orang yang mengaku dirinya Nabi, ia tidak patut melakukan tindakan yang tidak manusiawi itu. Lantas, apakah pembunuhan itu juga merupakan perintah Allah?

Atas dasar sikap Nabi Muhammad, maka jangan heran kalau hari ini masih banyak orang Islam yang berani menghabisi nyawa orang lain dengan slogan “ALLAHUAKBAR” hanya karena orang-orang itu mengkritik sang Nabi. Ya, sang Nabi sudah mewariskan kekerasan secara turun-temurun dikalangan para pengikutnya. SADARLAH! •

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • Ikben  On 23 January 2015 at 01:27

    Jiwa yang sudah terikat oleh iblis akan hidup dengan mengikuti kehendak iblis yaitu merusak dan membunuh.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: