Aib Dan Kekejaman Raja Arab Saudi Terbongkar: Menyiksa Dan Menyekap Putri-putrinya

Aib dalam keluarga Kerajaan Arab Saudi mulai tercium Maret (2014 ―adm.) lalu setelah Puteri Alanud al-Fayiz, janda Raja Abdullah bin Abdul Aziz as-Saud, mengirim seorang wartawan perempuan. Dia ditugaskan mengunjungi istana tempat empat putrinya disekap di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Alanud ingin jurnalis itu menyaksikan langsung nasib buruk menimpa Sahar, Maha, Jawahir, dan Hala. Rupanya sulit menembus benteng setinggi dua meter. Para pengawal menahan wartawan itu selama 50 menit.

Para pengawal itu kemudian mengambil paspor, kartu pers, dan semuanya, lantas menyuruh sang wartawan pergi. Segera setelah itu, kata Alanud, pasokan makanan dan minuman bagi Sahar dan Jawahir dihentikan.

Alanud mengungkapkan empat anak perempuannya itu telah disekap sejak 2001. Saban tahun hak-hak mereka dikurangi secara bertahap. Ia mengatakan bahwa anak-anaknya tidak bersalah dan ini merupakan urusan dengki, tanpa bersedia menjelaskan lebih lanjut.

Sahar dan Jawahir diwawancarai dalam acara televisi serupa menjelaskan pasokan mereka saat itu tinggal sedikit makanan kaleng dan pasta kering sudah kadaluarsa. Untuk air minum, mereka harus menyuling air laut.

Sahar (42 tahun) berjilbab dan Jawahir terlihat kurus. Mereka sudah tidak mendapat layanan kesehatan selama empat tahun. “Sudah tiga tahun terakhir tidak ada orang lain di sini, Hanya saya dan Jawahir,” tutur Sahar, 42 tahun. “Para pekerja dan pelayan sudah tidak ada.”

Sahar dan Jawahir ditempat penyekapan.

Sahar dan Jawahir ditempat penyekapan.

Keduanya kini tinggal bersama dua anjing dan satu kucing. Karena pasokan makanan telah disetop, mereka harus mengirit agar bisa berbagi makanan dengan tiga hewan peliharaan mereka itu.

Kondisi Sahar bersama Jawahir masih jauh lebih baik daripada situasi yang dialami Maha dan Hala. Mereka sakit parah dan perlu pertolongan segera. keduanya sudah sepuluh tahun tidak mendapat perawatan kesehatan.

Maha dan Hala saban beberapa bulan menghubungi ibunya. Kejiwaan mereka tertekan. “Mereka tidak omong apa-apa kecuali, ‘Saya ingin mati.’.

Mulanya Maha dan Hala ditawan di masing-masing vila sekompleks dengan istana tempat Sahar dan Jawahir disekap. Namun keduanya kemudian dipindahkan dari sana setelah Sahar dan Jawahir berusaha membebaskan mereka. Alanud mengaku tidak tahu di mana lokasi mereka.

Menurut Alanud, kesehatan Maha dan Hala terus memburuk lantaran makanan dan minuman keduanya dicampur obat Epidrin. Efek obat ini bisa menyebabkan orang marah-marah tak terkendali dan bersikap aneh. Sahar dan Jawahir juga mengalami nasib serupa.

Mereka berhasil menyadari hal itu dan mulai mengurangi makan makanan dari istana. Bukti kian kuat setelah pelayan seraya menangis mengakui mereka dipaksa untuk menaruh obat dalam makanan buat empat anak perempuan Raja Abdullah itu.

Malang benar nasib keempat puteri itu. Untung saja aib dari dalam istana itu terkuak. Raja Abdullah begitu harum lantaran ramah menerima dan melayani tetamu Allah, kini tercoreng nista sebab memasung darah dagingnya sendiri. •

(Merdeka, Al Jazeera)

Sumber: Lintas.me

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • Ikben  On 28 January 2015 at 09:37

    Sulit untuk memahami pola pikir seorang ayah yang tega menyiksa anak2 darah dagingnya dikarenakan tidak mengikuti keinginannya.
    Hanya manusia sakit jiwa yang tega memberi makan anak2 nya dengan campuran obat yang membuat anak2 nya sakit mental.
    Inilah tipe manusia munafik yang diluarnya sok suci tetapi kedalamnya menjijikkan.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: