Densus 88 Tangkap Pimpinan Pondok Pesantren Perekut ISIS

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Setelah melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga anggota teroris jaringan Santosa, tim Datasemen Khusus (Densus) 88 kembali menangkap terduga teroris.

Beranggotakan 12 orang, Densus 88 menangkap Ustadz Basri MA. Ia tak lain seorang pimpinan pondok pesantrean Tanfizul Al-Quran. Ustadz Basri diduga merupakan anggota teroris dan pelaku perekrutan ISIS di kota Makassar.

Kapolda Sulselbar Anton Setiadji membenarkan penangkapan tersebut. Dia menjelaskan tim Densus 88 menyergap Ustadz Basri yang baru pulang belanja.

“Iya ustad basri ditangkap Densus 88. Saya tadi sudah ditelepon soal penangkapan (oleh densus). Sementara mengenai peran dan keterlibatannya terkiat ISIS dan Teroris, kami belum tahu karena masih didalami anggota di lapangan,” ujar Anton, Jumat (24/4).

Sementara saksi mata menjelaskan saat Basri selesai belanja pada pukul 09.00 WITA dan hendak pulang menggendarai motornya namun tiba-tiba dari arah berlawanan muncul mobil avanza putih yang menabrak Basri. Ia pun langsung tersungkur.

Tak lama setelah jatuh, Mobil Inova Hitam dari arah berlawanan juga datang menghampiri Basri. Mobil-mobil tersebut tak lain kendaraan Densus 88 dan mereka langsung menyergap dan memborgol Basri. Dia pun dimasukan ke mobil putih dengan sangat cepat.

“Saya duduk di pangkalan ojek saat tabrakan. Saat saya mau menolong tapi langsung dihadang tim densus yang bilang untuk diam di tempat,” ujar Satria.

Pria yang akrab disapa pak Baso ini juga menerangkan setelah kejadian, beberapa santri pesantren Tanfizul Al-Quran sempat datang ke tempat kejadian menanyakan mengenai keberadaan pimpinan mereka. Bahkan anggota FPI pun berdatangan untuk mencari informasi mengenai kepastian penangkapan Ustadz Basri. ⦁

Sumber: Republika Online

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • andre  On 27 April 2015 at 01:59

    makin jorok aja agama ini

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: