Boko Haram Resmi Ganti Nama: ‘Islamic State West Africa Province’

Logo Muslim Boko Haram

Logo Muslim Boko Haram

REPUBLIKA.CO.ID, ABUJA — Kelompok ekstremis Islam Afrika Barat, Boko Haram siap menjadi pijakan baru bagi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Boko Haram bahkan telah mendeklarasikan nama baru menjadi Islamic State West Africa Province (ISWAP).

Sebulan lalu, pemimpin kelompok teror Nigeria itu, Abu Bakar Shekau telah mengumumkan janji setia kepada ISIS. Namun organisasi teror itu masih beroperasi di bawah nama resminya Jama’atu Ahlis Sunnah wal-Jihad Lidda’awati, yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti “orang yang berkomitmen mengajarkan ajaran Nabi dan jihad”.

Sementara itu, nama Boko Haram, merupakan julukan bagi kelompok tersebut yang berarti “pendidikan Barat dilarang”. Nama itu telah disemat sejak kelompok itu dibentuk pada 2002 ketika itu adalah fokus utama pendiriannya.

Tapi sekarang, sebagai bahan propaganda, ISWAP telah bersama ISIS berafiliasi di akun media sosial. Hal ini disebut-sebut sebagai alat berhubungan dengan para anggota militan lainnya di Suriah dan Irak.

Dilansir BBC Afrika, Ahad (26/4), penguatan hubungan dengan ISIS berdampak signifikan terhadap kemajuan militer Boko Haram. Kelompok yang perkiraan Amnesti Internasional memiliki sekitar 15.000 anggota itu telah menderita kerugian, namun dapat kembali melakukan penyerangan pada Sabtu (25/6) di pangkalan militer Niger di sebuah pulau di danau Chad.

Niger merupakan anggota dari koalisi regional yang tergabung bersama dengan Chad, Kamerun, Nigeria dan Benin. Koalisi telah berupaya memukul mundur Boko Haram yang banyak menguasai tanah Nigeria.

Boko Haram merupakan organisasi yang disebut-sebut paling mengerikan. Amnesty International mengatakan dalam sebuah laporan pada Selasa (14/4), Boko Haram telah menculik setidaknya 2.000 perempuan dan anak perempuan Nigeria sejak awal 2014.

Bahkan banyak dari mereka yang mengalami pelecehan seksual atau dilatih untuk melawan. Dari dokumen yang berisi kesaksian para korban, didapatkan bahwa para korban penculikan kerap memperkosa, melakukan kawin paksa dan memaksa mereka turut serta dalam serangan bersenjata. ⦁

Sumber: Republika.co.id

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: