Dua Kubu Jemaah Baku Hantam di dalam Masjid

NAZRAN,TRIBUNJABAR.CO.ID — Sebuah perkelahian massal pecah di antara kaum muslim di sebuah masjid di Rusia. Adegan yang luar biasa itu terjadi di masjid di Nazran, sebuah kota di selatan-barat Rusia dekat perbatasan dengan Georgia, divideokan oleh seorang jemaah dari sebelah atas balkon. Video itu juga merekam aksi seorang jemaah yang melemparkan diri ke tengah kerumunan massa dari atas tangga.

Video itu memperlihatkan jemaah dari dua cabang aliran yang berbeda, berkumpul di dalam masjid untuk mendengarkan tausiyah dari masing-masing imam aliran itu. Namun keributan muncul ketika imam masjid Issa Khamkhoev menyarankan untuk tidak berdoa, karena hal itu dianggap tidak wajib.

Usulan itu membuat marah pendukung imam yang lain, Khamzat Chumakov, yang memicu jemaah dari kedua belah pihak maju serentak ke depan dan mulai baku hantam. Seperti dilansir Daily Mail, 8 Juni 2015, rekaman yang difilmkan dari balkon atas, dibuka dengan pengumuman oleh Khamkhoev bahwa doa ditiadakan, kepada jemaah yang telah berkumpul untuk mendengarkan.

Setelah pidato berakhir, seorang jemaah bangkit dari barisan di depan, dan berusaha mendekati Khamkhoev. Segera saja, orang di sekitar imam itu mencegah dan mengerubutinya, sehingga memicu ledakan amrah dari jemaah lain yang langsung bergerak ke depan.

Video menunjukkan kumpulan orang yang terus berdesak-desakan dan saling dorong, satu orang berjalan naik ke tangga dan menjatuhkan dirinya ke tengah kerumunan sambil memukul kanan kiri.

Polisi pun harus dipanggil untuk memisahkan kedua belah pihak, tetapi ada kekhawatiran bahwa kekerasan antara faksi-faksi yang bertikai itu bisa muncul lagi. Setelah kejadian itu, Imam Khamzat Chumakov mengirim banding kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan kepala lembaga penegak hukum, mengklaim bahwa ia dan pendukungnya telah sengaja diprovokasi dan memperingatkan bahwa hal itu hampir berubah menjadi pembantaian.

Dia juga mendesak; langkah-langkah untuk mencegah kemungkinan eskalasi konflik di wilayah tersebut dan menghukum orang-orang yang bertanggung jawab atas upaya mengatur ‘gangguan massa disertai dengan kekerasan dan pelanggaran hak-hak kebebasan hati nurani dan agama’. ⦁

Sumber: Tribun Jabar

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Blog ini hanya membahas tentang ISLAM. Jika Anda berkomentar selain daripada Islam, insyaallah akan mendapat azab dari Admin yaitu DIHAPUS tanpa peringatan. Silahkan memberi komentar sesuai isi artikel. Wassalam.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: