Tag Archives: nikah

Wanita-Wanita yang Dimiliki Muhammad

Jihad SeksOleh: Rasyid Alamir ⦁

Makin diketahui umum, Muhammad memiliki kelemahan besar tentang wanita. Apabila ia melihat wanita cantik, ia tidak dapat mengontrol dirinya. Ia gila seks. Dalam Sunnah ahadith, kita temukan orang Yahudi mengkritik nafsu besar Muhammad tentang wanita, dikatakan bahwa ia tidak ada kerjaan lain kecuali mengambil wanita.

Continue reading

Membenarkan Pedofilia Muhammad

Pernikahan PedofiliaOleh: Ali Sina ⦁

Segelintir orang Muslim merasa malu dengan adanya fakta bahwa nabi mereka berhubungan seks dengan seorang anak ketika ia telah berusia 53 tahun. Namun demikian, alih-alih meninggalkannya, mereka berbohong mengenai usia Aisha dan berusaha keras untuk membuktikan bahwa ia sudah berusia (sedikit) lebih tua seperti yang dikatakannya dalam banyak hadith. Yang lainnya sangat tidak punya malu sehingga mereka bahkan tidak berusaha melakukan pendekatan itu, namun tetap membenarkan pedofilia nabi mereka.

Continue reading

Nafsu Syeikh Arab Menjerat Para Pengungsi Perempuan Suriah

Koran El Pais terbitan Spanyol menurunkan laporan tentang nasib para gadis dan perempuan pengungsi Suriah yang menjadi korban budak seks para syeikh kaya Arab.

Al-Alam (28/5) mengutip El Pais menyebutkan, negara-negara Arab di sekitar Teluk Persia bukan hanya mendukung perang dan instabilitas di Suriah melainkan kalangan kaya di negara-negara tersebut juga memanfaatkan penderitaan yang sedang dialami oleh para gadis Suriah berusia 12 hingga 16 tahun di kamp-kamp pengungsian.

Reporter koran Spanyol ini dari hasil penelitiannya di kamp-kamp pengungsian Suriah menyebutkan, “Para gadis Suriah di kamp-kamp pengungsian diperjual-belikan… perang membuat para konglomerat dengan mudah menginjak-injak nilai-nilai kemanusiaan… ketika ada uang-uang Arab berwarna kelam seperti minyak, tidak ada yang mampu menaklukkan nafsu mereka untuk menistakan para kaum perempuan Suriah di kamp-kamp pengungsian.”

Continue reading

QS 65:4, Pedofilia dalam Islam

Oleh: ICU ⦁

Qur’an Sura At-Talaaq (65) ayat 4, membicarakan tentang masa iddah bagi perempuan-perempuan yang dicerai sebelum wanita itu bisa dinikani lagi, sehingga pria yakin bahwa perempuan tersebut tidak mengandung bayi dari suami sebelumnya. Ayat ini membicarakan tiga jenis perempuan:
i. perempuan yang tidak bisa menstruasi lagi (menopause) karena sudah tua;
ii. perempuan yang masih kecil, atau anak perempuan kecil yang belum menstruasi;
iii. perempuan yang hamil, yakni perempuan dewasa yang masih bisa mengalami menstruasi.

Bagaimana Menguji Kebenaran Suatu Ajaran: Dogma atau Moralitas?

Setiap agama mempunyai Dogma atau Teori Rohani/Mistis seperti Tauhid, Trimurti, Trinitas, Re-Inkarnasi, Hukum Karma, dll. Semua itu tidak bisa langsung di “judge” menurut kacamata agama kita bahwa itu “PASTI SALAH” karena hal-hal itu adalah perkara diluar jangkauan kita, hal-hal yang bersifat Ghaib, Mistis dan Khayal, tidak bisa kita mengukur dan mengatakan itu “PASTI SALAH”, sebab belum tentu juga apa yang kita iman BENAR?

Tapi jika kita berbicara ajaran tentu harusnya tidak bertentangan dengan MORAL, sebab agama harusnya mengajarkan mahkluk hidup untuk ber-MORAL, terus bagaimana jika kita disodori dengan ajaran seperti ini:

Continue reading

Teroris ISIS Bunuh 150 Perempuan yang Tolak ‘Jihad Nikah’

Liputan6.com, Baghdad – Tindak-tanduk Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dinilai sangat kejam. Kelompok ekstremis yang bertekad mendirikan Daulah Islamiyah secara sepihak itu bahkan tak segan-segan membunuh siapa saja.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Irak mengungkapkan, salah satu anggota ISIS bernama Abu Anas Al-Libi telah menghabisi lebih dari 150 nyawa perempuan dan gadis yang menolak ‘Jihad Nikah’, melayani nafsu para militan yang dinilai banyak ulama sangat tak dibenarkan.

“Teroris Al-Libi bunuh 150 perempuan dan anak-anak yang menolak ‘Jihad Nikah’,” demikian ujar Kemlu Irak, seperti dimuat dari Al-Arabiya, Kamis (18/12/2014).

Continue reading

Merasionalkan Pedofilia dalam Islam

Pedofil Muhammad dan AisyahOleh: Raymond Ibrahim •

Di awal bulan ini kita melihat – atau lebih tepatnya, sekali lagi diingatkan – bahwa Islam mengijinkan pedofilia dengan kedok “pernikahan”: Ulama terkenal Saudi Arabia, Dr. Salih bin Fawzan, mengusulkan sebuah fatwa yang menegaskan bahwa, tak ada usia minimum bagi para gadis untuk menikah, “bahkan meskipun mereka itu masih bayi,” dan bahwa satu-satunya kriteria, apakah mereka boleh menikah atau tidak adalah, “Apakah mereka sudah siap untuk dibaringkan dibawah pria yang menjadi suaminya, dan sanggup menanggung beban tubuh suaminya itu.”

Continue reading

“Jihad Seks” – Fatwa Memperbolehkan Incest di Suriah

Nasser al Umar

Nasser al Umar

Tahun lalu, menurut laporan media Arab, “ulama Saudi Nasser al Umar telah mengeluarkan sebuah fatwa yang mengijinkan para mujahidin (jihadis) yang sedang bertempur di Suriah, untuk melakukan seks-jihad dengan saudari-saudari perempuan mereka (muharamhum), jika mereka tak menemukan wanita lain yang dapat mereka ajak untuk bersetubuh. Ulama Saudi ini juga memuji para mujahidin yang tidak berhenti bertempur melawan apa yang ia sebut sebagai sang penindas, yaitu pemerintah Suriah dan rejim Iran.”

Continue reading

Menikahi Gadis Ingusan, Ulama Ini Ditahan

TEMPO.CO, Sydney – Kepolisian Australia menangkap seorang ulama kelahiran Pakistan karena dianggap menikahi gadis di bawah umur. Dalam keterangannya yang sempat beredar di media massa setempat, pria berusia 26 tahun itu kedapatan mengawini anak gadis yang baru menginjak usia 12 tahun.

“Kini imam kelahiran Pakistan itu ditahan di Sydney pada Senin, 10 Februari 2014, oleh Badan Penjaga Kekerasan Anak. Dia bakal diseret ke meja hijau pada 2 April 2014,” ujar polisi.

Continue reading

Wanita dalam Islam: Menderita Kebiadaban Sebuah Ideologi

Muslimah CryingOleh: Frank Salvato •

Sebuah pepatah Islam berkata, “Surga wanita terletak dibawah telapak suaminya”. Dan kita tahu bahwa dalam etika kebudayaan Islam, mengarahkan tapak sepatu pada orang lain adalah suatu penghinaan yang paling tinggi.

Suatu kenyataan penting adalah bahwa di dalam dunia Islam, wanita dianggap sebagai obyek milik. Mereka boleh diperlakukan dengan sangat kasar sesuai dengan kultur [Islami] mereka & jika mereka melanggar Syariat Islam, hukuman maksimal yang mereka dapatkan adalah: Hukum cambuk dan hukum rajam sampai mati.

Continue reading

Nikah Mut’ah dalam Islam

Ath-Thabari CoverbookPara Muslim sangat menolak anggapan bahwa Islam Sunni menghalalkan nikah mut’ah. Ath-Thabari adalah ahli Islam Sunni, dan dia tidak membantah bahwa QS An-Nisaa'(4) ayat 24 memang adalah penghalalan terhadap nikah mut’ah bagi umat Muslim.

Continue reading

Masalah-Masalah Poligami Untuk Ditanyakan Pada Seorang Muslim

Poligami IslamOleh: Kalangi •

Muslim sering bangga atas hukum poligami yang diturunkan kepada nabinya yang terakhir, Muhammad. Mereka merasa bahwa itulah kelebihan Quran ketimbang Kitab-kitab Suci sebelumnya yang tidak jelas membatasi jumlah isteri yang boleh dikawini. Muslim mendalilkan bahwa para nabi sebelum Muhammad juga sudah melakukan praktek poligami, namun menjadi anarki tanpa batas, dan ini tercantum juga dalam Alkitab. Benarkah hukum poligami itu sebuah kebanggaan yang mulia? Mari kita bincang-bincang dalam bentuk serial-pertanyaan…
Continue reading

Berhati-hatilah Terhadap Perangkap Pria Muslim

Oleh: Ali Sina •

Saya dapat melihat bahwa anda mencintai pria ini. Saya kuatir cinta ini tidak akan menghasilkan buah. Hubungan ini tidak akan memberimu apapun selain kepedihan dan akan menghancurkanmu dan anak-anakmu kelak. Hidup anda adalah untuk anda, bukan anak-anak anda. Banyak wanita yang menikah dengan pria Muslim dan melahirkan anak-anak ke dalam dunia ini hanya untuk menyiksa anak-anak mereka secara fisik dan psikologis, memberi perlakuan keras dan mencuci otak anak-anak tersebut. Itu masih dapat diampuni karena mereka melakukannya oleh karena ketidaktahuan. Alasan tersebut tidak berlaku bagi anda. Anda tahu Islam itu jahat dan anda tahu anak-anak yang akan anda lahirkan kelak akan menderita jika anda menikahi pria itu.

Continue reading

Kata-kata yang Hilang Dalam Alquran (An Nisaa’ 24)

Kalau kita simak ayat-ayat Alquran, banyak sekali kalimat-kalimat yang tidak jelas, sehingga para penerjemah perlu menambahkan kata-katanya sendiri ke dalam ayat tersebut dengan tujuan agar kalimatnya bisa dimengerti.Ada kalanya, tambahan kata-kata penerjemah di dalam ayat itu tepat, tetapi lebih banyak lagi tambahan kata-kata penerjemah di dalam ayat itu tidak tepat dan cenderung untuk mengaburkan makna sesungguhnya dari suatu kalimat.

Mengapa ayat-ayat Alquran yang kata Muhammad adalah ayat-ayat yang jelas dan terperinci (QS 6:114, QS 11:1, QS 2:99, QS 47:20, QS 45:25, QS 36:17, QS 26:194195, QS 24:1, QS 6:149), ada sebagian kalimat-kalimatnya yang tidak jelas dan seolah-olah ada beberapa kata yang memang sengaja dihapus/dihilangkan agar makna suatu ayat menjadi kabur?

Continue reading

Hukum Islam Hancurkan Dinamika Keluarga

Nonie Darwish

Nonie Darwish

Oleh: Nonie Darwish •

Hukum pernikahan dan perceraian dalam Islam berakibat besar terhadap unit keluarga dan pada akhirnya, masyarakat Muslim secara keseluruhan. Saya sendiri hidup dan menyaksikan bagaimana banyak keluarga Muslim mengalami kesulitan akibat aturan-aturan Islami ini. Saya sadar bahwa seorang Muslimah yang bahagia dalam perkawinannya harus berterima kasih pada keberuntungannya, bukan pada Islam.

Continue reading

%d bloggers like this: